TURANGGA CYCLING CLUB - KUPANG - NTT, HIDUP SEHAT-RILEKS-BERBAGI INFORMASI-..-AYO RAMAIKAN BUDAYA BERSEPEDA DI KUPANG...KSK/TCC/SCC TETAP JAYA TCC-KUPANG Nusa Tenggara Timur: Frof Gatut Koco Palsu

LOGO TCC

LOGO TCC

Kamis, 27 Oktober 2011

Frof Gatut Koco Palsu

Bagong dan Petruk susah payah mencari tempat yang bisa membunuh Bos Gatutkaca. Sebab, mantan jago kahyangan lagi frustasi berat hendak bunuh diri. Penampilan
Gatutkaca hari ini mirip Gangster, peraih cover boy di majalah Aneka Joss ini kelihatan lesu, rambut berantakan, kumis dicukur habis. Kini si Gatutkaca mirip penyanyi Indonesian Idol, Yudika, kalau lagi berjingkrak-jingkrak.

"Bagoong and lu Petruk, cepat cari tempat agar gue bisa bunuh diri," teriaknya garang.
"Yes Bos, be patient..sabar..sabar,"jawab kedua Punokawan bersamaan.

Tapi sayang semua tempat tak mampu membuat Gatutkaca bisa bunuh diri, terjun dari hotel berbintang lantai 41 malah semangkin kuat. Lha Gatutkaca, otot kawat balung wesi. Ini malah jadi tontonan gratis buat orang-orang. Minum obat keras tak apa-apa, nabrak gunung, gunungnya yang hancur. Sampai Bagong kumpulkan ribuan dinamit tuk ledakan tubuh Gatutkaca, semua tak
Berhasil. Akhirnya Bagong dan Petruk menyerah, duduk di warung kopi, siap-siap kena damprat bosnya, si Gatut.

"Gimana lu berdue kok malah menyerah," hardik Gatutkaca.
"Gini Bos, sebenarnya kenapa ente mau bunuh diri," ujar Bagong.
Mata Gatutkaca berkaca-kaca "Gong, lamaran gue pada Miss Pergiwo ditolak. Sebabnya, papi Pergiwo ingin punya menantu yang punya gelar doktor seperti Doktor Lesmana, anak Ratu Duryudana," ujar Gatutkaca sedih.

"He…he… itu mudah bos, beri saya uang 15 juta sampeyan dapat gelar dan ijazah," Bagong tertawa ngakak.
"Betul nih Gong, nih uangnya," Gatutkaca sontak merasa ada harapan memetik primadona kota Madukara. Bagong ngebut naik Gl Max menuju tengah kota Ngamarta ke perguruan tinggi palsu. Sebuah universitas fiktif bernama IMGI (Institut Management Gelar Imitasi). Untuk memperoleh ijazah palsu IMGI, seseorang hanya perlu membayar sejumlah uang tanpa perlu mengenyam pendidikan apa pun.

Cara memperoleh ijazah palsu ini sangatlah mudah. Bagi yang berminat, tinggal menyetor duit Rp 10 juta (gelar S-1), Rp 15 juta (gelar S-2), dan Rp 25 juta (gelar S-3). Bagong menyerah dan langsung membawa ijazah doktor bertitelkan Prof Dr Gatutkaca. Sesaat kemudian Bagong temui Gatutkaca yang sangat gembira melihat ijazah ditangan Bagong. Secepat kilat Gatutkaca terbang membawa ijazah dan memasuki rumah Miss Pergiwo.

Pergiwo peraih wanita terseksi se-Karesidenan Maukara, habis mandi. Dengan muka berseri menemui Gatutkaca. Dengan harum bau shampo dan sabun rasa strobery, Gatutkaca mantap dan semangkin cinta habis kepada si gadis imut itu.

"Honey, why you disapeare from my life," Pergiwo merajuk manja
"No honey, gue tak mungkin tinggalkan elu," Gatutkaca.

"Gimana honey, doktor Lesmana sekarang lagi melamarku pada ayah," ujar Pergiwo sedih. Gatutkaca memeluknya. Kedua insan berasyik masyuk sambil pegang ijasah yang di beli tuk hadapi Arjuna, papi Pergiwo. Sementara petruk dan bagong menjaga di jendela kamar, khawatir ada apa-apa dengan Bos Gatutkaca. Benar, mendadak terjadi keributan luar bisa, polisi mengepung rumah
Arjuna.Seeorang ditangkap.Gatutkaca segera meloncat keluar kamar. Bagong dan Petruk sigap.

"Ada apa ini, kenapa rumahku dimasuki polisi," Arjuna tergagap
"Maaf, kami mau menangkap Dr Lesmana, karena dia memakai ijazah dan gelar palsu," jawab poilsi.

Arjuna tak bisa berbuat banyak. Dan membiarkan polisi menangkap Dr Lesmana, diborgol dan kemudian dibawa ke mobil polisi.
Arjuna terbengong, calon menantu yang diharapkan punya gelar ternyata menipunnya.

Besok pagi seluruh media memberitakan penyidikan IMGI dan universitas fiktif lainya di Ngamarta dan disinyalir banyak pejabat yang memaki gelar dan ijazah palsu. Bahkan mantan Wakil Presiden Kartomarmo dan mantan Kapolri dikabarkan juga memiliki ijazah palsu dari lembaga yang berbeda.

Berita ini heboh, sebagai catatan buruk pendidikan bangsa ini. Gatutkaca menyobek ijazah yang di beli di depan Pergiw, Petruk, dan Bagong.
"Honey, aku tak butuh gelar apa pun. Gatutkaca ya tetap apa adanya ini. Gelarku cuma satria Pringgandani, pacarnya pergiwo he…he.." Bagong dan Petruk menyambutnya dengan yel-yel, sementara di sudut kota Madukara anak-anak sekolah dasar terlihat giat pergi sekolah menatah harapan masa depan, sekali pun biaya sekolah di negeri ini mahal, lebih murah salah satu produk rokok yang berlogo A.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar